Triangle Love

“ Bunda Putri lulus……”Teriak Putri sambil mencium kening Bunda,”Selamat ya Nak, gimana nilai kamu?” Tanya Bunda, “Lihat dech bunda nilai Putri bagus- bagus semua kan? Siapa dulu dong Putri…”Ujar Putri bangga, “Mana, mana? Sepintar apa sich kamu Put?” Tanya Yasmin kakak Putri,sambil menarik kertas kelulusannya, “Nilai kamu rata- rata 8 begini, kakak dong tahun kemarin lulus dapat nilai 10, sempurna tauk?”Ujar Yasmin, “Kakak iri ya, Karena Putri juga bisa kayak kakak?” Tanya Putri, “Enak aja.”Ujar Yasmin yang langsung pergi ke kamarnya.”Bunda, kak Yasmin koq gitu sich? gak senang ya kalau aku lulus?”Tanya Putri, “ Kamu kayak gak tahu kakak mu aja, dia kan emang suka godain kamu, udah sana makan siang dulu, ntar sore Bunda mau laporan sama Ayah, kalau kamu lulus.”Ujar Bunda.
Yasmin adalah kakak kandung Putri, usia mereka terpaut 2 tahun, sekarang usia Yasmin 19 Tahun, Sebenarnya Yasmin itu gadis dewasa tapi dia sering menganggu adiknya itu, maklum emosi Putri kan sekarang lagi naik turun, maklum usia Putri kan sekarang 17 tahun dan sebentar lagi ulang tahun Putri, Yasmin pergi ke ruang kerja Ayahnya, “Ayah, aku mo bicara boleh gak?”Tanya Yasmin, “Boleh dong Nak, ada apa?”Tanya Ayah,”Gini lo Yah, sebentar lagi kan Putri ultah ke 17 “Sweet Seventeen” gitu dech yah, aku pengen kasih hadiah ke Putri tapi pengennya sich yang bisa buat Putri terkesan dan bisa dikenang seumur hidup.”Ujar Yasmin, “Ehmm… boleh, kamu mau kasih dia hadiah apa?”Tanya Ayah,“Ehmm… apa ya Yah,Yasmin juga gak tahu,Ayah ada ide gak?”Tanya Yasmin, “Gimana kalau Jalan- Jalan ke Kuala Lumpur 10 hari cukup kan?” Tanya Ayah, “Serius yah?”Tanya Yasmin semangat. “Iya, nanti Ayah atur jadwalnya ya, kita pergi pakai travel aja, jadi kita bisa jalan- jalan tanpa kesasar, maklum Ayah juga belum pernah kesana.”Ujar Ayah. “Thank you Ayah ku sayang, Mmmuacch”Ujar Yasmien sambil mencium pipi Ayahnya.
Bunda pun setuju dengan ide dari yasmin itu, mereka pun mulai merencanakan pesta ulang tahun Putri , Semua teman- teman Putri datang tak terkecuali Gilang cowok gebetan Putri, saat acara potong kue, Gilang mendapat kue potongan yang pertama, selanjutnya orang tua Putri dan kakaknya Yasmin, Sebenarnya Yasmin tahu kalau Putri suka sama Gilang, begitupun Gilang yang juga naksir sama Putri, tiba- tiba Yasmin berbisik sama orang tuanya, Putri penasaran dan ingin tahu, tiba- tiba Ayah putri mengumumkan sesuatu,”Putri, anak Ayah yang paling Ayah sayangi, Selamat Ulang tahun ya, semoga kamu sehat dan bahagia Selalu, sebagai hadiah ulang tahun sekaligus kelulusan kamu ditambah nilai- nilai kamu yang sangat memuaskan, Ayah kasih hadiah sama kamu jalan- jalan ke Kuala Lumpur selama 2 minggu bersama kakak kamu yasmin kalian akan berangkat minggu depan gimana kamu mau?” Tanya Ayah, “Serius yah?”Tanya Putri, Ayah mengangguk, “Makasih Yah, bunda… Putri sayang kalian.”Ujar Putri sambil memeluk orang tuanya.”Gilang, kamu boleh ikut sekalian temani Putri dan Yasmin disana, gimana kamu mau? Kalau mau nanti om yang urus semuanya.”Ujar Ayah.”Mau Om… Makasih ya Om, kebetulan sebulan yang lalu aku baru perpanjang paspor di kantor imigrasi. “Ujar Gilang. “Yah, kan aku minta 10 hari, koq malah jadi 2 minggu, gak kelamaan tuch yah?”Tanya Yasmin, “Gak apa- apa Ayah takut nanti kalian gak puas lagi jalan- jalannya kalau Cuma 10 hari.”Ujar Ayah, “Ya udah kalau kakak gak mau, kakak pulang aja setelah 10 hari disana dan kita lanjutin liburan kita selama 2 minggu iya gak Gilang?”Ujar Putri, Gilang mengangguk sambil tersenyum,”Enak aja lo.”Ujar Putri ngambek, “Udah, udah, gimana kamu mau 2 minggu kan Yasmin?”Tanya Ayah, Yasmin mengangguk sambil tersenyum.
Seminggu sebelum keberangkatan ternyata Ayah gak bisa ikut, karena Ayah di tugaskan dari kantornya untuk keluar kota, “Anak- anak, sepertinya Ayah gak bisa menemani kalian pergi, Ayah ada tugas mendadak, Bunda juga akan pergi menemani Ayah tugas”.Ujar Ayah. “Jadi liburannya batal dong Yah?”Tanya Putri kecewa, “Gak, kalian tetap pergi, tapi dengan sangat terpaksa Ayah dan Bunda gak bisa menemani kalian, kalian gak apa- apa kan pergi bertiga bareng Gilang, lagi pula kalian kan berangkat melalui travel, gimana?”Tanya Ayah, “Ya udah dech Yah gak apa- apa, apa boleh buat kita juga gak bisa batalin tiketnya kan. “Ujar Putri.
Semua sudah berada di bandara internasional sekarang, dan melalui travel ternyata yang ikut ada sekitar 10 orang, Pesawat berangkat jam 11 siang, jadi jam 9 pagi mereka semua sudah kumpul di bandara.Putri merasa jam ditangannya bergerak lambat sekali, maklum ini perjalanan pertama Putri ke luar negeri, apalagi Ayah dan Bundanya gak ikut, dia hanya pergi berdua dengan kakaknya Yasmin.Jam sudah menunjukkan pukul 10 seharusnya sekarang mereka sudah masuk ke ruang tunggu, tapi karena masih ada yang belum datang mereka akhirnya menunggu di lobi bandara.”Mas Bayu, kita jadi berangkat gak sich?”Tanya Putri yang sudah mulai sewot, ‘‘Sabar ya Put, kita masih nunggu 4 orang lagi, yang satu pasangan pengantin baru dan 2 orang lagi cowok sama cewek.”Ujar Mas Bayu, “Lama banget sich…..”Ujar Putri jengkel, “Itu mereka, Mas Rangga….”Panggil Mas Bayu. “Sabar Put… “Ujar Gilang, Putri langsung mendatangi Rangga, “Lama banget sich lo? Kita hampir ketinggalan pesawat tauk?”Ujar Putri sewot, Rangga yang lagi memegang kopernya, terkejut dan tak sengaja melepaskan kopernya hingga mengenai kaki Putri, “Aduuuh….”Teriak Putri, “Lo Kenapa Put? kaki lo gak apa- apa kan?”Tanya Gilang “Lo punya mata gak sich, lo gak liat nich koper lo tuch kena kaki gue?”bentak Putri, “Sorry, Sorry gue gak sengaja, habis kaki lo dekat koper gue sich mana gue tahu kaki lo disitu.”Ujar Rangga mencoba membela diri, “Dasar cowok brengsek…”Ujar Putri pergi sambil menginjak kaki Rangga, “Adoowww.”teriak Rangga, “Sukurin lo.”ujar Putri sambil tersenyum puas.
“Udah, udah.. tuh pesawatnya udah nungguin kita, ayo cepat…”Ujar Mas Bayu, mereka semua pun buru- buru masuk ke dalam bandara, mereka semua terburu- buru dan berlarian menuju pintu paesawat, “Gara- gara lo, ni semua,” Ujar Putri sambil terus berlari takut ketinggalan pesawat, “Udah kenapa sich Put, jangan ngomong aja ntar lo nya yang ketinggalan.”Teriak Yasmin sambil terus berlari dan menarik tangan Putri, ahhhh… akhirnya mereka tiba juga di pintu pesawat, dan sang pramugari pun tersenyum menyambut meeka semua, “Selamat Pagi.. selamat datang di pesawat kami, semoga kalian nyaman dengan pesawat kami.”Ujar Pramugari, “Kami gak terlambat kan Mbak?”Tanya Putri, “Hampir, kalau enggak kalian sudah kami tinggal. “Ujar Pramugari itu sambil tersenyum, “Gara- gara dia nich Mbak, Cowok tapi Lelet.”Ujar Putri sambil menunjuk Rangga, Rangga yang di tunjuk mukanya sama Putri langsung kesal.
“Udah dech Put… kenapa sich kamu marah- marah terus?”Tanya Yasmine, “Gimana Putri gak marah kak, gara- gara tuch cowok lelet kita hampir aja ketinggalan pesawat mana tadi dia nginjak kaki Putri lagi.”Ujar Putri sambil ngemil coklat yang dibelinya di bandara tadi, “Iya, tapi kan dia udah minta maaf.”Ujar Yasmine, “Putri kesel kak, KESEELL…”Teriak Putri, “Hus, berisik lo, gua mau tidur” Ujar Rangga yang duduk di belakang tempat duduk Putri dan Yasmine, “Dasar cowok brengsek, “Umpat Putri, “Apa lo bilang?”teriak Rangga, “Udah, udah… aku minta maaf ya, adik ku masih kesal sama kamu, harap maklum ya, ntar juga dia baik lagi, Maaf ya.”Ujar Yasmine sama Rangga.”Ok, gua maafin, nama adek lo siapa?”Tanya Rangga, “Adikku namanya Putri. ‘’Ujar Yasmin, “Oh,, kalau kamu?”Tanya Rangga, “Aku Yasmin kakak nya Putri.””Aku Rangga.”Ujar Rangga tersenyum sambil menjabat tangan Yasmin.
Gak terasa mereka pun sampai di KL, sebutan untuk Kuala Lumpur, mereka semua langsung check-in hotel, masing- masing satu kamar terdiri dari 2 orang , Putri dan Yasmine pun tidur di kamar yang sama, khusus untuk Rangga dan temannya yang 2 orang lagi tidur di kamar yang lebih besar, “Loh Mas, koq mereka beda kamarnya, gak kayak kita- kita Mas?”Tanya Putri sama Mas Bayu, “Iya mereka bayar lebih mahal, dan pesan kamar khusus, jadi ya mereka gak tidur di kamar yang seperti kita- kita yang lain.”Ujar Mas Bayu, “Oh… dasar orang kaya, maunya enak melulu ya Mas..”Ujar Putri mencoba menyindir Rangga, Rangga yang sedang disindir malah lagi ngobrol sama Yasmine, “Kak, ayo cepet kita masuk kamar, aku capek nich, ngapain sich ngobrol sama “MR LELET”itu, ayoo…”Ujar Putri sambil menarik tangan Yasmine.
Keesokan paginya mereka semua sudah berkumpul di lobi hotel, “Ok, Semuanya hari ini kita akan ke titi wangsa, kalian bisa main disana dan bisa naik “kincir raksasa”, ayo semua naik ke bis.”Ujar Mas Bayu, “Siap Bos….”teriak yang lain, semua sudah naik ke dalam Bis, mas Bayu mulai mengabsen nama- nama yang ikut dalam rombongan, “Put, aku duduk disamping kamu boleh gak?”Tanya Gilang, “Boleh.., Kak Yasmine duduk di belakang kita aja ya..”Ujar Putri, “Iya dech, ngalah untuk orang yang lagi kasmaran.”Ujar Yasmine.”Heh, minggir lu berdua, ini kursi gue tauk?”Ujar Rangga, “Enak aja lo, lo kan baru datang jadi lo aja yang ke belakang.”Ujar Putri, “Ini kursi gue, minggir lo,” sambil menarik tangan Putri, “eeh… jangan tarik tangan gue dong, sakit tauk?”teriak Putri, “Heh, jangan kasar dong ma cewek.”Ujar Gilang, “Ya udah bilang ma cewek lo minggir, ini kursi gua.”Ujar Rangga, “Udah Put, kita pindah yuk.”ajak Gilang, “Ogah gue gak mau.”Ujar Putri, “Maaf mbak Putri dan Mas Gilang, ini memang kursinya Mas Rangga, kalian duduk di belakang aja ya.”Ujar Mas Bayu, “Gak mau, aku mau duduk disini. “Ujar Putri, “Mas, biarin mbak Putri duduk disini ya, please, biar kita bisa mulai perjalanannya.”Ujar Mas Bayu. “Ya udah. “Ujar Rangga. “Untuk Mas Gilang, duduk di belakang aja ya, yang satu lagi emang kursinya Mas Rangga” Ujar Mas Bayu, Gilang pun nurut, “Gilang, lo mau kemana sini bareng gue.”Ujar Putri, “Gak apa- apa koq put, aku duduk di belakang aja, “Ujar Gilang, “Tapi….”Putri gak sempat bicara karena Gilang sudah duduk di kursi belakang, Putri mencoba menyusul Gilang tapi dia hilang keseimbangan karena Bis sedang jalan, Putri pun terjatuh, “aduhh…”teriak Putri, “Kamu gak apa- apa? “ Tanya Rangga, “Gak usah sok perhatian, cowokku di belakang tauk?”ujar Putri, “Itu lutut kamu berdarah, aku obatin ya.”Ujar Rangga, “Gak perlu.”Ujar Putri makin sewot, tapi Rangga gak perduli dia langsung ngobatin lulut Putri yang berdarah, “Makasih. “Ujar Putri, “Santai aja.”Ujar Rangga.
Mereka semua pun sampai di titi wangsa, pemandangan disana indah… sekali, nah kalau mau lihat pemandangan dari atas, mereka harus naik “Cable Car” atau kereta gantung, dan kereta gantung hanya muat untuk 2 orang saja, “Kita naik Cable car yang nomor berapa nich Mas?” Tanya Yasmine sama Mas Bayu, “Terserah kalian, nanti cable car nya berhenti dan kalian bisa ganti cable car yang lain untuk pulangnya,”Ujar Mas bayu.”Aku takut nich Put… kamu naik sendiri aja ya?”ujar Gilang, “Gak ah aku maunya sama kamu.”Ujar Putri,”Tapi aku…”Ujar Gilang, “Kenapa lo takut ya?”Ujar Rangga tiba- tiba, “Siapa yang takut? Kita berani koq, iya kan Gilang?”Ujar Putri, “Kamu naik berdua aja dech, aku gak berani. “ujar Gilang. “Enggak, tadi aku udah sebangku ma dia di bis, sekarang mesti bareng lagi, ogah.”Ujar Putri. “Terus gimana dong aku gak berani, emang kamu mau ngelewatin kesempatan untuk naik Cabble Car?”Ujar Gilang, Putri terdiam, “Udah, Ayo.”Ujar Rangga sambil memegang tangan Putri, “Gilang…”panggil Putri, “Gue gak apa- apa Put, lo hati- hati ya?”ujar Gilang.
“Cowok lo penakut ya?”ujar Rangga membuka obrolan, “Enak aja, dia cowok gentleman yang pernah gue lihat.”Ujar Putri, “Hahaha… cowok Gentle, masa cowok Gentle takut naik Cable Car?”Ujar Rangga, Putri diam aja “Males nanggepin omongan nich orang gak penting. “batin Putri. “Ehmm… ngomong- ngomong kalian pacaran ya?”Tanya Rangga, “Bukan urusan lo.”Ujar Putri sewot, “Koq sewot gitu sich kan gue Tanya baik- baik.”Ujar Rangga, “Udah berapa lama?emang dia takut ketinggian ya?koq lo mau sich pacaran ma cowok yang takut ma ketinggian, emang gak ada cowok lain ya?”Ujar Rangga, tiba- tiba, Degg, Cable Car berhenti, “Loh.. koq Cable Car nya gak jalan?”Tanya Putri, “Rusak kali.”Ujar Rangga, “Terus kita gimana dong?”Tanya Putri, “Gak tahu, kayaknya kita bakal nginap malam ini di Cable Car ini,soalnya waktu berkunjung kesini tinggal 1 jam lagi.” Ujar Rangga, Putri terdiam sambil melihat kebawah, “Kamu takut?”Tanya Rangga, “Enggak siapa yang takut?”Ujar Putri, Rangga langsung memegang tangan Putri, “Tangan kamu dingin, berarti kamu takut.”Ujar Rangga,”Enggak. Lepasin tangan aku”Ujar Putri,”Kata orang kalau tangan kita dingin kita harus pegang tangan kita sambil ditiup biar hangat.”Ujar Rangga sambil meniup- niup tangan Putri, “Gimana udah hangat kan?”Tanya Rangga, Putri tersenyum, “Gitu dong senyum, kalau muka mu BT kayak tadi jadi jelek tauk?”Ujar Rangga, Putri hanya tersenyum.
2 Jam kemudian “Cable Car” berjalan mundur untuk kembali ke tempat pemberhentian terakhir, Putri tertidur karena kelelahan Rangga menyenderkan kepala Putri di bahunya.Keesokan harinya, mereka pergi ke Butique chocolate, disana banyak sekali coklat, “Ini coklat untuk kamu Put.”Ujar Gilang sambil memberikan coklat ke Putri, “Makasih ya Gilang.”Ujar Putri, “Put, nich coklat buat kamu ehmmm, dan ini untuk mbaknya ya siapa nama mbaknya?”Tanya Rangga, “Mbak Yasmin, jangan lupa lagi dong kan kemarin udah kenalan. “Kata Putri, “Iya Lupa, maaf ya…”Ujar Rangga sambil mecubit pipi Putri, Putri tersenyum malu, Gilang cemburu.
Besoknya mereka ke Petaling, disini hampir sama dengan kaki lima harganya murah, tapi gak jarang orang- orang disana menaikkan harga khusus untuk pendatang, Putri ingin membeli baju, tas dan gantungan kunci khas negara serumpun itu, “Bajunya berapa?’’ Tanya putri sama penjual baju disana, “30 Ringgit.”Ujar penjualnya, Putri langsung mengeluarkan kalkualtornya, 30X Rp3000= RP 90.000, “Mahal amat…”Ujar Putri, “Sini sudah murah, tak jual mahal mahal la…”Ujar penjual itu, “Berapa Put?”Tanya Rangga, “90 ribu.’’ Ujar Putri, “kita cari tempat lain aja ya yang lebih murah” Ujar Rangga, mereka pun pergi”Kalau di kaki lima harganya lebih murah, gimana mau?”Tanya Rangga ”Boleh.”Ujar putri, “Emang kamu bisa pakai baju yang di beli di kaki lima?”Tanya Rangga, “Kamu menghina ya?”Tanya Putri sambil cemberut, “sorry aku bercanda sekalian aku beli baju buat mbaknya ya..”Ujar Rangga sambil mengelus rambut Putri.
Di kamar, “Kak, kalau ada cowok yang perhatian sama kita, terus suka ngelus rambut kita itu tandanya apa?”Tanya Putri, “Emang siapa yang berani ngelus rambut kamu?”Tanya Yasmine, “Rangga kak.”Ujar Putri, “Ehmmm… setau kakak sich itu tanda cowok yang lagi naksir, mungkin Rangga naksir kamu kali.ngomong- ngomong kalo Rangga nembak kamu terima gak?”Tanya Yasmine, Putri mengangguk sambil tersenyum, “Oh Ya kak, ini baju buat kakak dari Rangga.”Ujar Putri sambil menyerahkan bungkusan sama Yasmine.
Esoknya, “Rangga….”Panggil Yasmine, Rangga menoleh dan tersenyum, “Makasih ya…”Ujar yasmine, “Makasih buat apa?”Tanya Rangga, “Kamu udah neraktir adikku dan membelikan baju untuk ku. “Ujar yasmine, “Kamu suka?”Tanya Rangga,Yasmine mengangguk, “Kamu mau temani aku ngobrol gak? “Tanya Rangga, “Boleh, yuk.”Ujar Yasmine, mereka pun ngobrol seharian mereka membahas apa aja mulai dari politik, fashion, sampai soal keluarga, “Aku ngerasa nyambung lo ma kamu.”Ujar Rangga, Yasmine tersenyum, “aku boleh minta alamat kamu sama no hp kamu gak?ya setidaknya kita bisa ngobrol dan tukar pikiran.”Ujar Rangga.Yasmine pun memberikan alamat no hp dan telepon rumahnya.
Putri duduk sendirian di lobi hotel, “Put, koq sendirian? Kita jalan yuk.”ajak Gilang, Putri pun pergi dengan Gilang mereka main sepausnya dan Gilang ngajak Putri makan es krim di Butique coklat. “Put, aku mo bicara penting banget.”Ujar gilang. “Apa?Tanya Putri, “Gini Put, jujur dari dulu sampai sekarang aku suka dan sayang banget ma kamu, aku mau kita dekat dan kamu jadi orang special buat aku.” Ujar Gilang, Putri terkejut, “Sejak kapan ?”Tanya Putri, “Sejak dulu Put, pertama kali kita ketemu aku ngerasa cocok sama kamu, gimana kamu mau kan jadi pacar ku?” Tanya Gilang, “Ehmm.. aku… aku…”Putri gak tahu mesti bicara apa, tiba- tiba, “Put, kita jalan ke taman burung di lake garden yuk.”Ujar Rangga. “Rangga…”Putri terkejut, “Put gimana kamu mau gak ter…”Ujar Gilang terpotong, “Ayo Put temenin aku ya, please….”Ujar Rangga, “Ok dech yuk.”Ujar Putri, “Put.. Putri.. kamu terima aku gak?”Teriak Gilang.
Mereka pun sampai di “Bird Park” alias taman burung, “Ku pikir disini kita Cuma bisa lihat burung, ternyata disini ada danau yang cantik sekali. “Ujar Putri, “Kamu suka?”Tanya Rangga, Putri mengangguk, “Menurut kamu tempat ini cocok untuk nembak gak?”Tanya Rangga, “Nembak, nembak burung maksud kamu?”Tanya Putri, Rangga tersenyum, “Nembak cewek lah…”Ujar Rangga, “Emang kamu naksir siapa?”Tanya Putri, “Ada dech rahasia.”Ujar Rangga. “Ehmm… udah lupain aja urusan tembak- menembak itu, ngomong- ngomong kamu berapa saudara, aku boleh Tanya kan? Secara aku belom tahu siapa kamu.”Ujar Rangga. “Ok, aku bakal cerita, Aku anak kedua dari dua bersaudara kakakku ya Kak Yasmine itu, hanya dia kakakku yang paling baik juga paling cerewet.”Ujar Putri, “Oh Ya?Masa sich Yasmine itu cerewet?”Tanya Rangga, “Iya, semenjak di putuskan cowoknya kak Yasmine mulai sering marah- marah, dia di selingkuhin ma pacarnya, padahal mereka udah pacaran 2 tahun, bayangin aja, semenjak itu Kak Yasmine mulai hati- hati sama cowok dan akibatnya samapi sekarang dia JOMBLO. ‘Ujar Putri, “Oh Ya…?”Tanya Rangga, “Iya.”Ujar Putri. “Emang kriteria cowok kamu dan kakak kamu apa?”Tanya Rangga, “Kalau aku sich yang penting baik dan sayang ma aku dan terutama ganteng kayak kamu. “Ujar Putri, Rangga tersenyum, “Kalau Yasmine?”Tanya Rangga, “Kalau Kak Yasmine senang cowok yang baik dan bertanggung jawab terus sayang sama dia dan keluarganya, Kak Yasmine punya cita- cita untuk cepet Merid biar dia bisa hidup mandiri, sebenarnya sich kak Yasmine itu orangnya sangat mandiri tapi karena Ayah sangat sayang sama kami jadi ya… gitu dech.”Ujar Putri.
Gak Terasa perjalanan mereka besok pagi akan berakhir karena besok pagi mereka akan sampai di rumahnya masing- masing, Keesokan harinya mereka semua tiba di bandara, dan perjalanan yang tak terasa itu berakhir, “Terimakasih sudah memakai travel saya, jangan bosan- bosan ya,, kalau ada perkataan/ perbuatan yang kurang menyenangkan hati saya selakau perwakilan travel minta maaf.”Ujar Mas Bayu, “Perjalanannya menyenangkan koq.”teriak Gilang, mereka semua tertawa.
Besoknya di rumah Putri, “Selamat Sore tante, Putrinya ada?”Tanya Gilang, “Eh.. Kamu Gilang, ayo masuk, tante panggilin Putri ya.”Ujar Bunda, Putri pun keluar, “Gilang ngapain ke sini, emang kamu gak capek apa seminggu jalan terus kamu langsung kesini?”Tanya Putri, “Aku rela put ngorbanin apa aja untuk kamu, termasuk waktu istirahat aku.”Ujar Gilang, “Ada apa?”Tanya Putri.”Kamu masih ingat kan ucapanku di lobi hotel kemarin?”Tanya Gilang, “Ngomong apa ya? Aku lupa, Sorry..”Ujar Putri, “Put, Aku suka dan sayang sama kamu sejak awal aku ketemu kamu, kamu mau jadi pacar ku kan?”Tanya Gilang. “Ehmmmm… Sorry Gilang aku gak bisa terima kamu, karena 2 alasan, yang pertama karena aku gak ada rasa sama kamu, dan yang kedua aku suka sama Rangga.”Ujar Putri.”Jadi kamu nolak aku?”Tanya Gilang, “Maafin aku Gilang tapi rasa itu gak bisa di paksain kan?”Ujar Putri, “Ya udah gak apa- apa Put, aku hargai jawaban kamu, tapi kita masih bisa berteman kan?”Tanya Gilang, Putri mengangguk, Gialng pun pulang dengan hati kecewa, malamnya Gilang SMS Putri, “ Put, maaf ya tadi aku nembak kamu, kamu jangan marah ya, aku beneran sayang ma kamu, tapi kalau kamu gak terima aku, aku gak apa- apa koq, besok aku akan ke Bandung dan mungkin gak balik lagi, jaga diri kamu baik- baik ya dan kalau kamu jadian ma Rangga aku ucapin selamat.”Ujar Gilang.
Besoknya, TING TONG bel rumah Putri berbunyi, Putri pun berlari membuka pintu dia melihat Rangga yang membawa seikat bunga mawar putih, “Rangga, apa kabar? Koq kamu bawa bunga mawar putih sich, itu kan kesukaan kak Yasmine, kalau aku suka bunga mawar Merah.”Ujar Putri, Rangga bingung, “Ehmm.. Put Mbak Yasmine nya ada?”Tanya Rangga, “Ada, aku panggilin ya.”Ujar Putri berlari ke kamar Yasmine, Yasmine sekarang berdiri di depan Rangga, “Yasmine, maaf aku lancang karena telah berani datang ke rumah kamu, aku kesini Cuma ingin bilang aku sayang sama kamu semenjak kita jumpa di bandara, tapi kamu selalu cuek sama aku, jadi aku gak pernah tahu apa yang kamu mau, sampai aku kenal Putri adik kamu, dan dia cerita banyak hal tentang kamu, kamu mau jadi pacar ku kan? Aku sayang sama kamu.”Ujar Rangga.
Putri yang melihat kejadian itu pingsan, “Putri…”teriak Yasmine, dengan bantuan minyak angin Putri pun sadar, “Maaf Put, aku gak bermaksud mempermainkan kamu,aku dekati kamu karena kamu mirip dengan adikku yang sudah meninggal, aku sayang sama Yasmine.”Ujar Rangga. “Gak apa- apa koq, aku yang salah, aku yang terlalu ke GR an maafin aku ya..kak, kalau kakak suka dan sayang sama Rangga kakak terima dia ya, aku gak apa- apa koq?”Ujar Putri, “Tapi Put…”Ujar Yasmine, “Rangga, aku titip kakakku ya, jaga dia kalau tidak…”Awwwww Sakit Put… jangan injak kaki ku lagi…”teriak Rangga, Yasmine tersenyum melihat ulah adik dan pacar baru nya itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s