Puisi Persahabatan

22 Puisi Persahabatan, Kumpulan Puisi Sahabat Sejati

woazy.com – Puisi persahabatan. Berikut ini adalah kumpulan puisi sahabat sejati yang merupakan apresiasi dari pentingnya seorang sahabat dalam kehidupan kita dan terhadap indahnya hubungan persahabatan dengan seorang teman. Silahkan disimak!

Kumpulan Puisi Persahabatan Sejati


Puisi Persahabatan: Serpihan Syair Untukmu
Oleh Afiana Safitri

Temanku . . .
Di setiap harapmu
Dan di setiap langkahmu
Aku akan slalu mendukungmu

Kau tau temanku ?
Dalam diamku,
Dan di setiap bait doaku,
Aku berharap yang terbaik untukmu

Temanku . . .
Saat kau merasa letih dan lesu
Ambillah air wudhu
Ambil juga butiran tasbihmu
Berdoalah pada Tuhanmu

Agar diberi petunjuk untukmu,
Kemudahan untukmu,
Dalam mecapai targetmu
Maaf jika aku peduli padamu

Aku tau, aku hanyalah temanmu
Justru aku temanmu
Tak segan aku menasehatimu !
Menasehatimu lewat serpihan syairku
Serpihan syair yang ku buat untukmu

Temanku . . .
Berjanjilah pada dirimu
Kau harus lebih giat dari diriku !
Kejarlah impianmu, raih cita-citamu !
Untuk bekal nanti di masa depanmu

Temanku . . .
Kapan pun kau mengingatku,
Kau bisa membaca puisiku
Kapan pun kau meminta saran dariku,
Aku slalu ada untukmu . . .


Puisi Persahabatan: Curahan Hati
Oleh Mita Lestari

Sepi hariku tanpa mu kawan
Tanpa candamu
Tanpa senyummu
Yg slalu menghiasi

Keseharian hidupku
Ingin rasanya
Berkumpul kembali
Dengan kalian

Mencoba tuk..
Mengukir persahabatan
Berkat kalian kawan..
Yg slalu setya

Memberikan motivasi untuk ku
Yg slalu ada
Saat ku bergelimang air mata
Yg slalu di sampingku

Disaat ku mulai tumbang
Mulai jenuh dgn arti kehidupan
Terima kasih kawan
Atas semua ini
Atas hari hari indah bersamamu
Untukku..


Puisi Sahabat: Sebuah Ikatan

Wahai temanku…
Janganlah engkau bersedih hati
Bila di kala susah
Wahai temanku…
Janganlah engkau melupakanku
Bila di kala senang
Sungguh aku telah memercayaimu

Engkau adalah bintang dalam hidupku
Semakin lama kian bersinar
Memberi harapan baru dalam hidupku
Wahai temanku…
Terima kasih atas segala kebaikanmu
Ikatan ini tak kan pernah lepas
Walaupun maut menjemput kita


Puisi Untuk Kawan Lama

Hai kawan…
Aku disini menanti kabarmu
Aku rindu padamu
Semua kenangan yang kita ukir bersama

Membuat hidupku bahagia
Aku senang bila bisa bersamamu lagi
Tak usah saling menunggu
Aku akan terus mengejarmu

Berlari menelusuri jejak langkahmu
Walaupun terhapus oleh hujan
Tapi tetap saja aku akan menemukanmu
Mari kita bersama lagi
Mengukir kenangan masa depan
Tuk bisa berakhir indah kisah hidupku


Puisi Persahabatan: Untuk Sahabatku
Oleh Dini

Kawan…….
Persahabatan kita begitu indah
Persahabatan kita selalu cerah
Bagaikan langit biru
Persahabatan kita bagaikan
Bintang
Yang selalu menghiasi bumi

Tetapi,kesenangan itu hanya
Berlaku sekejap saja
Hilang bagai di sapu ombak
Setelah kau pergi tinggalkanku
Tanpa alasan

Mungkinkah kau marah padaku?
Maafkan bila aku salah
Padamu


Puisi Surat Untuk Sahabat
Oleh Putri Paupid

Sahabat….
Terkadang aku curhat karna bebanku di hati yang berkat??
Disa’at hatiku sekarat, Ucapanku terlepas memgikuti hasrat??
Berharap hatiku kembali sehat, Pikiranku tak lagi tersumbat??

Sahabat…..
Semoga Allah memberi pahala yang berlipat,
Karna kamu telah Mendengar kan aku saat ku curhat??
InshaAllah Surga Allah akan kami dapat


Puisi Teman Sebangku
Oleh Ilham Setiawan

Teman sebangku…
Tak pernah sesak rasa untuk berbagi
Di sisi dan di samping wajah penuh senyum santun
Berbagi plot demi plot yang di atas rata-rata
Jiwa kita bersemi-berbunga bersama canda

Teman sebangku…
Kerap kulihat kau bertingkah
Lucu bila kenangan berkeliat mesra di antara kita
Lincah sekali merancang mimpi
Tenang sekali berburu kicau dunia
Dan lihai menari di atas bangku singgasana

baca juga: 14 Puisi Cinta Romantis Ungkapan Rasa Terbaru

Teman sebangku…
Sanjungku terhadapmu
di balik selimut yang tak hangat lagi
Di atas sprei yang tergenang air mata
Dan peluh di rinai hati yang lagi lagi mengusik batin
Ku ucapkan salam dan hormat untukmu

Teman sebangku…
Heningku menyatukan larikan batin
Rasa yang berhumus seperti tanah yang tandus
Tanpamu sepilah waktu berlalu

Teman sebangku…
Sepoi angin coba ku tangkap
Di subuh syahdu aku masih berkutat
Mengisi diri dengan himbauan Tuhan
Serta kewajiban atas tuntutan hidup yang kurasa kejam

Teman sebangku-ku
Layang-layang kita masih beradu kuat
Bergesek di antara angin yang terbakar
Di atas padi yang mengkuning
Di sebuah senja berekor cakrawala yang masih tertawa
Kita begitu lucu menghibur jiwa kita
Kebebasan!
Tanpa anarki yang menahan jiwa kita

Teman sebangku…
Dimana kini senyumu
Ku cari di selah dompetku
Tak ada?
Oh betapa rindunya jiwaku
Untuk bersenda gurau dan merajut asa
Dan menertawai para ilmuan yang mengejutkan kita
Teman sebangku-ku
Yang aku rindu.


Puisi Persahabatan: Kalian Mau Kemana
Oleh Fajar Sany

Kemana… kalian mau kemana?
Kenapa begitu tergesa-gesa mengemasi barang?
Seakan tempat ini tak ada artinya lagi
Padahal inilah dimana kalian lahir dan dibesarkan

Jika kalian begitu yakin dengan diluar sana
Maka peganglah keyakinan itu
Terkadang kebenaran itu tidak langsung tampak
Maka ketika kebenaran itu nyata sampai pada kalian
Apakah kalian mau menerimanya?

Jika kalian ingin pergi, maka pergilah
Tapi ingatlah dimana kalian lahir dan dibesarkan
Ingatlah dimana kalian dibentuk hingga seperti sekarang
Karena seringkali itulah tempat pulang setelah jauh berpetualang


Puisi Sahabat: Memori di Pagi yang Lalu
Oleh Fajar Sany

Masih ingat aku, bersamamu kawan, dalam mobil itu
Waktu itu, bertahun-tahun yang lalu
Saat mobil berjalan di atas jalan layang itu
Kita dapat melihat pemandangan yang luas
Merasakan betapa sejuknya udara
Menyaksikan mentari pagi yang menyinari semuanya
Kuning terang memantul di kaca setiap bangunan
Hijau bercahaya memancar dari pepohonan
Langit biru dengan awan-awan putih
Burung-burung berseliweran sambil bernyanyi
Dan segarnya tatapan orang-orang
Kamu berkata:
Tempat ini begitu indah,
Aku tidak akan meninggalkan tempat ini,
Aku mencintainya

Waktu pun berjalan
Hingga tibalah hari itu
Kamu mengingkari janjimu
Tapi aku tahu kamu tidak menginginkannya
Kamu pergi meninggalkan kami semua
Bukan sebentar saja
Tapi selamanya
Selamat jalan kawan
Semoga kamu tenang disana, di tempat barumu


Puisi Sahabat Yang Tak Pernah Dirindukan
Oleh Veti Susanti

Bila dunia kita yang dulunya ceria
Kebebasan tanpa adanya keraguan
Bersama melangkah dengan satu keyakinan
Ya satu tujuan, bersama mencapai cita-cita

Tapi kini kita terpisah
Oleh tembok api yang membara
Dunia yang berbeda, kehidupan yang tak lagi sama
Hutan yang membatasi kita membalutmu dalam keegoisan
meracunimu dengan keangkuhan

Kita adalah manusia tak berdaya tanpa hadirnya sebuah keimanan
Kepercayaan akan adanya keberuntungan
Semua mengalir melawan arus
Kau dan Aku tak dapat menahannya
Tak mampu menghentikannya
Bahkan mengubahnya

Aku tak bisa bersamamu
Sekarang kita tak lagi sama
Selamat tinggal sahabat yang tak pernah dirindukan…


Puisi: Jangan Pergi Teman Sejatiku
Oleh Afdilla

Sahabatku
Begitu indah saat bersamamu
Begitu bahagianya saat aku memilikimu
Hari-hari begitu mewarnai
Tak ingin berpisah denganmu

baca juga: 17 Puisi Alam Terbaik, Syair Keindahan Alam Pilihan

Wahai sahabatku,,,
Kumohon jangan tinggalkan aku
Tetaplah bersamaku kita berjuang
Bersama, bahagia bersama, tertawa bersama
Susah , senang bersama

Jangan tinggalkan aku wahai sahabatku
Aku begitu menyayangimu dan mencintaimu
Kau begitu berarti buatku
Kau segalanya untukku
I love you sahabatku ….


Puisi Persahabatan: Selalu Ada Cerita
Oleh Fajar Sany

Selalu ada cerita, wahai kawan-kawan lama
Saat kita masih di masa itu
Masa muda yang penuh keceriaan
Masa yang dipenuhi canda dan tawa
Sekarang, disaat kegelisahan dan ketakutan merajalela
Kita tahu bahwa semua kenangan itu menjadi pelipur lara
Tapi itu semua takkan kembali lagi
Karena ada yang sangat penting yang harus dikerjakan
Masa ini pun akan menjadi masa lalu
Entah akan seperti apa jadinya
Tapi itu semua akan selalu ada cerita


Puisi Lukisan Sang Sahabat
Oleh Muhammad Irfan Habibi

Selalu ada cerita
tersimpan di hatiku
tentang kau dan hujan
tentang cinta kita
yang mengalir seperti air

Entah kapan
Kita Bersama
Kembali seperti dahulu
Saat Cinta Bertaburan
Di antara Kita

Lukisan
Tentang Aku & Engkau
Bersama Rintik-rintik Hujan
T’lah terlukis dalam Ingatan Ku …


Puisi Persahabatan: Kau
Oleh Satria Batamiharja

Gunung tetaplah tinggi meski kau caci
Dan meskipun kau telah berada di atasnya
Baginya kau hanya tompel yang angkuh
Melihatlah lebih luas
Awan hitam itu siap menghantammu dengan kilatnya
Jadi jangan tegakkan kepalamu karena sombong
Apa yang kau tahu tentang rumput yang bergoyang?
Adakah ia bahagia atau karena ia resah?
Yang aku tahu cara pandang kita berbeda
Bagimu daun tetaplah daun dan akar tetaplah akar
Tapi seorang penyair mampu merubah dunia dengan tintanya


Puisi Untuk Sahabat: Putih Abu
Oleh Fitri aisyah Asyahla

Inilah masa indah enggan dilupakan
Terlalu banyak kenangan dan lukisan
Seberkas harapan padam Berkelut dalam fikiran
Jika cinta telah datang
Seperti tak bertuan saja
Masuk dan tak bisa dilepaskan
Dan disinilah tumbuh persahabatan
Begitu erat dalam genggaman
Pemandangan yang mengharu biru
Berjuang demi seoraang kawan
Apapun akan kita lakukan
Harta, tenaga, jiwa seperti di sumbangkan
Hanya demi menolong sang kawan
Putih abu
Di sanalah tempat berbagi
Canda, ria, suka, duka tertuang dalam secangkir obrolan Di temani hangatnya perbedaan
Terlihat di semua sudut ruangan
Dipenuhi manisnya senyuman
Kini hanya seperti tinggal album kenangan
Semua berjuang menggapai sebuah angan
Yang dulu hangat menjadi perbincangan
sekarang saatnya untuk diperjuaangkan


Puisi Persahabatan: Waktu Yang Akan Menjawab
Karya: Alya Altra

Masih ingat kah saat kita bersama dahulu
Mengikat tali persahabatan dengan begitu erat
Yang mungkin tidak seorang pun dapat melepasnya
Untuk memisahkan kita semua

Namun detik demi detik kian berlalu
Semua telah hilang di telan zaman
Bagaikan dedaunan yang terurai tanah
Yang tak bisa kembali seperti semula

Saat hati ini teringat pada kalian
Saat itu pula air mata ini keluar menetes
Saat mata ini melihat semua kenangan
Saat itu pula Aku ingin bersama kalian

Apakah kita masih mampu bersama?
Bercanda dan tertawa seperti dahulu lagi
Namun, apakah itu hanya sebatas angin yang kian berlalu
Hanya waktu yang bisa menjawab itu semua


Demikianlah kumpulan puisi persahabatan sejati yang bisa dibagikan pada postingan kali ini. Jangan lupa datang kembali untuk melihat daftar lengkap puisi untuk sahabat lainnya yang akan dibagikan pada waktu yang akan datang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s