Puisi Cinta – Tembang Merah Jingga

Puisi cinta berikut ini adalah sebuah apresiasi cinta melalui bait syair puisi. Semoga bisa menjadi bacaan romantis yang menarik dan menginspirasi.

***

Tembang Merah Jingga
Oleh Beni Guntarman

Rinduku melayang tinggi ke langit penuh cahaya
Bias-bias sinar merah jingga sejauh tatapan mata
Bangkit kenangan pada sebuah kota di masa silam
Dalam buaian ombak rindunya kujatuh tenggelam

Debu jalanan meruap, masuk ke alam bawah sadar
Jalanan tanah berbukit-bukit, uap panas membakar
Angin senja membelai, tercium wangi anggrek bulan
Di simpang tiga, cinta itu berlalu, menjadi kenangan

Kudengar nada petikan gitarmu mengiringi lagu kita
Tembang merah jingga, menempuh luasnya lamunan
Di keheningan senja ini mengalun lagi nyanyian lama
Lagu tentang cinta di kota kecil yang penuh kenangan

Nyanyi rindu bagaikan laju ombak yang mencipta buih
Dendang cinta dan kerinduan pada kota kecil yang jauh
Kisah yang telah lama hilang tiba-tiba datang menyapa
Menggeliat di hati, mengingatkan jejaknya yang tersisa

Senja merayap pergi menjauh, terbenam di ujung Barat
Camar berseliwer di atas lautan menyentuh awan kelam
Asin laut terasa di bibir, terbawa angin menuju ke darat
Bagai bebuih putih yang terhempas, rinduku bilur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s